Adik Kandungnya Meninggal Usai Jadi Korban Kekerasan Seksual, Andreas Harsono Melapor ke Polisi
- Penulis : Ulil
- Sabtu, 09 November 2024 18:05 WIB

POLITIKABC.COM - Peneliti Human Rights Watch di Indonesia dan pegiat Jurnalisme Sastrawi, Andreas Harsono melaporkan kasus yang menimpa adiknya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember, Sabtu 9 November 2024.
Adik Andreas, Susanna Harsono (54) pada 6 Oktober 2024, menjadi korban kekerasan seksual -yang dia sebut sebagai penyerangan seksual -hingga akhirnya berdampak pada kondisi kesehatan, hingga meninggal.
"Bagi saya pelecehan seksual ini tidak ada kontak fisik, ini penyerangan seksual," kata Andreas Harsono kepada Politikabc.com di Mapolres Jember, Sabtu 9 November 2024.
Baca Juga: Sepanjang Tahun 2024, Kasus Kekerasan Kelompok Geng di Haiti Memakan Korban hingga 3.600 Jiwa
Tepat satu bulan setelah peristiwa, Susanna, menghembuskan nafas terakhir pada Selasa, 5 November, di RSUD Soebandi Jember.
"Satu saya ingin mencari kebenaran, kenapa adik saya meninggal. Orangnya sehat, tiba-tiba drop," jelasnya.
Andreas mengatakan, kasus penyerangan seksual pada adik kandungnya itu terjadi di rumah orangtuanya yang ada di kawasan Kecamatan Kaliwates.
Tepat pada 5 Oktober itu, Susanna meminta kepada pria berinisial AY (56), dari sebuah Gereja, untuk membawakan satu karung beras bantuan ke rumah korban. AY merupakan salah satu anggota dari kepengurusan Gereja tersebut.
Andreas mengatakan, Pelaku AY merupakan orang yang sudah lama dikenal Susanna. Pelaku merupakan kakak kelas Susanna ketika sekolah di SMP.
"Pelaku ini kakak kelas adik saya," katanya.
Ketika mengantar beras tersebut, setiba di rumah Susanna, pelaku tiba-tiba melakukan penyerangan seksual dengan cara memegang bagian payudara korban.