Romo Martin, Saksi Dahsyatnya Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki dan Bayang-bayang Kiamat
- Penulis : Ulil
- Jumat, 08 November 2024 08:03 WIB

Romo Martin secara arif menyampaikan bahwa ini semua merupakan kekuasaan Tuhan, di mana mereka yang tidak selamat bukan berarti bahwa mereka penuh dosa dan layak untuk dicelakakan.
"Mereka meninggal, ini cara Tuhan ambil mereka. Kita masih hidup, berarti Tuhan beri kesempatan untuk kita hidup untuk selalu berbuat baik," ucap Romo Martin, mengambil hikmah dari bayang-bayang kiamatnya.
Kata ahli
Baca Juga: Tim SAR Berhasil Evakuasi 9 Jenazah Korban Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Timur
Mengenai peristiwa ini, Kepala PVMBG Hadi Wijaya menyebut erupsi atau letusan Gunung Lewotobi Laki-laki kali ini sebagai sesuatu yang tidak biasa.
Menurutnya, erupsi yang terjadi di gunung berapi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, di mana jenis erupsinya merupakan erupsi eksplosif yang melontarkan batu-batu pijar.
Lontaran batu-batu pijar tersebut berukuran rata-rata sebesar kepalan tangan orang dewasa, di mana pada batu yang paling besar, kekuatannya mampu melubangi tanah dan jalan dengan diameter sepanjang 13 meter, dan dalam lubang yang mencapai 5 meter.
Ini merupakan peristiwa yang belum pernah ada di Gunung Lewotobi Laki-laki sebelumnya, sehingga kejadian ini di luar perkiraan. Oleh sebab itu, kajian yang lebih komprehensif akan dilakukan untuk meneliti apa yang sebenarnya terjadi di Gunung Lewotobi Laki-laki.
Baca Juga: PVMBG Meningkatkan Status Aktivitas Vulkanik Gunung Iya di Ende NTT dari Waspada ke Level Siaga
Di akhir perjumpaan dengan Romo Martin, ia pun berpesan untuk senantiasa berbuat baik kepada orang lain. Sebab, untuk berbuat baik kepada orang lain tidak perlu menunggu waktu hingga bayang-bayang kiamat muncul di hadapan kita semua.***