DECEMBER 9, 2022
Politik

Mengenal Sri Utama, Penyandang Disabilitas asal Kediri yang Menjadi Panwascam di Pilkada 2024

image
Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri Sri Utami berbincang dengan warga saat kampanye salah satu pasangan calon di Desa Bendosari, Kecamatan Kras, kabupaten setempat. Kegiatan ini bagian dari pengawasan Pilkada 2024. ANTARA/ Asmaul

Keluarga Sri sudah memahami tentang tugasnya sebagai panwas kecamatan, yang bahkan tak kenal waktu. Namun, ia tetap menjalankan tugas di keluarga, dengan bangun lebih awal dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Ikut serta dalam panitia di Pilkada 2024  adalah pengalamannya yang tak terlupakan. Banyak hal positif yang bisa diambilnya, banyak jaringan dan rekan baru saat bertugas di panwas kecamatan.

Sri memberikan masukan kepada rekan-rekan di panitia pemungutan suara (PPS) agar saat  memberikan sosialisasi untuk pembangunan TPS agar ramah disabilitas, ramah orangtua dan mudah diakses.

Baca Juga: Momentum Pilkada DKI Jakarta: Presiden Prabowo Membagikan Fotonya Sedang Makan Malam Bersama Ridwan Kamil di Media Sosial

Menanggapi kiprah Sri Utami,  Ketua Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri Umi Salamah menilai bahwa Sri Utami adalah sosok yang sangat bersemangat dan tidak pernah mau berhenti untuk belajar.

Ia masih ingat, ketika ada informasi terkait dengan pendaftaran menjadi penyelenggara pilkada. Persyaratan yang dicantumkan juga tidak semua teman disabilitasnya bisa lolos. Misalnya, dari sisi pendidikan minimal SMA. Padahal teman-temannya jarang ada yang sekolah sampai SMA, mayoritas adalah sekolah dasar (SD).

Selain itu, untuk posisi sebagai panwas kecamatan mobilitasnya juga tinggi, tidak kenal waktu. Ada banyak yang harus dihadapi misalnya soal pelaksanaan pemilu termasuk menghadapi kader partai serta harus paham aturan di pemilu.

Baca Juga: Paslon Agustina Wilujeng Pramestuti-Iswar Aminuddin Janjikan Memperluas Transportasi Massal di Pilkada Kota Semarang

Umi  mengapresiasi kegigihan Sri Utami yang telah melewati berbagai tahapan seleksi dan kini lolos menjadi panwas kecamatan. Hal ini adalah kemajuan tersendiri,  karena seseorang disabilitas pun mempunyai kesempatan yang sama untuk berkecimpung sebagai penyelenggara pilkada.

Apa yang dialami Sri Utami diharapkan  agar dapat memotivasi dan menginspirasi teman-teman disabilitas.  Bahkan, ke depan diharapkan akan semakin banyak disabilitas yang bisa terlibat aktif di ruang publik.

"Mbak Sri itu tulang punggung keluarga, tangguh dan mau belajar. Kami juga dukung. Dia juga tidak kenal lelah, luar biasa dari mental, kemauan, mimpinya, banyak sekali," kata dia.

Baca Juga: Mengais Tuah Jokowi di Pentas Pilkada 2024

Anggota Panwas Kecamatan Kras Iis Lembarsih mengakui bahwa berpartner debgan Sri Utami dalam pengawasan Pilkada 2024,  tidak pernah ada masalah  Kondisi disabilitas yang dialami Sri Utami tidak membuat kinerjanya surut.

Halaman:
1
2
3
4
5
Sumber: Antara

Berita Terkait