Friday, Apr 4, 2025
Kuliner

7 Kuliner asal Shanxi yang Legendaris, dari Bebek Panggang hingga Kaviar

image
Koki di restoran Xinghua Hall Beijing memotong daoxiaomian atau mi potong pisau. (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

POLITIKABC.COM - Provinsi Shanxi adalah salah satu tempat kelahiran bangsa Tiongkok karena ditemukannya desa primitif pada masa Paleolitik di daerah tersebut.

Shanxi juga dikenal dengan kuliner legendaris yang unik yaitu berbagai hidangan dari mi dan cuka.

Berikut 7  kuliner khas Shanxi di restoran Xinghua Hall di kota Beijing, Tiongkok. Restoran Xinghua Hall sendiri fokus kepada konsep hidangan keluarga besar saudagar Jin, salah satu keluarga pedagang terkemuka dari Shanxi. Berikut sejumlah menu yang disajikan

Baca Juga: Terus Berkonflik dengan Rusia, Begini Nasib Rakyat Ukraina Sekarang: Hanya Bisa Beli Makanan dan Pakaian

Lokasinya berada di Tiongkok bagian utara, berbatasan dengan provinsi Hebei di timur, provinsi Henan di selatan, provinsi Shaanxi di barat, dan Mongolia Dalam di utara.

Pada masa kerajaan, Shanxi menjadi wilayah yang berkembang secara komersial, ekonomi dan budaya di Tiongkok Utara. 

Salah satu Skota tertua di Shanxi yaitu Pingyao merupakan pusat finansial Tiongkok bahkan menjadi kota yang melahirkan sistem perbankan pertama di Tiongkok dan dihuni mayoritas orang kaya pada zaman Dinasti Ming dan Qing.

Baca Juga: Profil Taruna Ikrar yang Dilantik Jokowi Sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan


1. Mi kacang hijau dingin Fenyang 

Mi ini berwarna kuning muda dan bening, teksturnya lembut dan licin, rasanya menyegarkan. Mi tersebut berasal dari kacang hijau pilihan yang direndam dalam air bersuhu 100 derajat kemudian didinginkan dan digiling di roda gerinda sambil terus dituang air. Bubur kemudian disaring dan diferementasi selama 10 hari. Setelah menjadi bubur kemudian dicampur tepung dan mulai dipintal menjadi mi. Rasanya secara umum lembut dan ada sedikit rasa asam.

2. Daging sapi terkenal Pingyao 

Baca Juga: Kuliner Tahu Gejrot Khas Cirebon akan Jadi Makanan Favorit Dubes Inggris Dominic Jermey

Daging sapi dari Pingyao terkenal sejak awal Dinasti Han Barat. Saat itu tersebar cerita "orang-orang Pingyao mulai menjual pedang untuk membeli sapi dan menjual kuda untuk membeli anak sapi. Saat ini, ada 56 perusahaan terkait industri daging sapi di Pingyao dengan lebih dari 3.000 karyawan. Daging sapi Pingyao pun empuk dan berwarna kemerahan. Daging disajikan setelah diambil langsung dari kalengnya.

Halaman:
1
2
3
Sumber: Antara

Berita Terkait