3 Jurnalis di Jember Diinterogasi 6 Anggota Polisi Ketika Meliput di Polres, AJI Mengecam Adanya Intimidasi
- Penulis : Ulil
- Kamis, 31 Oktober 2024 08:11 WIB

POLITIKABC.COM - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jember mengecam aksi intimidasi terhadap tiga jurnalis di Kabupaten Jember yang sedang melakukan kerja-kerja jurnalistik di Mapolres Jember pada Selasa, 29 Oktober 2024.
Sekretaris Bidang Advokasi dan Ketenagakerjaan AJI Kota JEMBER Don Ramadhan melalui siaran pers menyampaikan, tiga jurnalis yang mengalami intimidasi antara lain dari Tribunjatim.com, Suaraindonesia.co.id, dan Tugujatim.com yang bertugas di Jember. Ketiganya diinterogasi 6 anggota polisi.
Intimidasi tersebut berawal saat jurnalis Tugujatim.com dan Tribunjatim.com mendatangi Mapolres Jember pada Selasa pukul 17.05 WIB untuk memastikan adanya kabar pemeriksaan 50 kepala Desa setempat di Mapolres Jember.
Sesampainya di Mapolres Jember, sebagai bentuk kerja-kerja Jurnalistik, kedua jurnalis langsung mendatangi lobi Satreskrim Polres Jember untuk menggali kebenaran informasi yang telah mereka terima sebelumnya.
Jurnalis dari Tribunjatim.com berinisiatif untuk memotret suasana ruangan Satreskrim Polres Jember menggunakan ponselnya.
"Tak lama kemudian, ada dua polisi yang menghampiri mereka dan meminta untuk memeriksa ponsel serta menghapus foto dengan dalih memotret tanpa izin," kata Don melalui keterangan tertulis yang diterima Politikabc.com, Kamis 31 Oktober 2024.
Baca Juga: Satu Lagi, Seorang Jurnalis Palestina Tewas dalam Serangan Udara Israel di Jalur Gaza, Total 173
Ketika ponsel kedua jurnalis diperiksa, jurnalis dari Suaraindonesia.co.id juga tiba di lobi satreskrim Polres Jember dengan tujuan yang sama untuk menggali kebenaran informasi pemeriksaan sejumlah kades.
Setelah ponsel diperiksa dan foto dihapus, ketiga orang jurnalis itu dibawa masuk ke ruangan Pidsus Satreskrim Polres Jember.
"Namun sebelumnya, ketiga jurnalis diminta untuk meletakan seluruh ponselnya di laci khusus penitipan barang," katanya.
Baca Juga: 185 Jurnalis di Palestina Menerima Teror hingga Pembunuhan oleh Israel
Selanjutnya ketiga jurnalis diinterogasi oleh enam anggota polisi termasuk Kanit Pidsus Satreskrim Polres Jember.