DECEMBER 9, 2022
News

Mantan MA Zarof Ricar Jadi Tersangka Kasus Suap Vonis Bebas Ronald Tannur, Kejagung Menyita Rp1 Miliar

image
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohar (kedua dari kiri) menunjukkan barang bukti yang disita dari tersangka ZR dalam kasus dugaan pemufakatan jahat untuk suap atau gratifikasi kepada awak media dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung. ANTARA/Nadia Putri Rahmani

POLITIKABC.COM - Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menyita hampir Rp1 triliun dalam bentuk uang tunai milik mantan pejabat Mahkamah Agung ZR (Zarof Ricar), yang kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terkait kasasi terdakwa Ronald Tannur.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat malam 25 Oktober 2024, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, menjelaskan bahwa timnya melakukan penggeledahan di dua lokasi: rumah ZR di kawasan Senayan, Jakarta, dan kamar di Hotel Le Meridien tempat ZR ditangkap di Bali.

Dari penggeledahan di rumah ZR, penyidik menemukan uang tunai hampir Rp1 triliun yang terdiri dari berbagai mata uang, termasuk Rp5.725.075.000, 74.494.427 dolar Singapura, 1.897.362 dolar AS, 483.320 dolar Hong Kong, dan 71.200 euro.

Baca Juga: Sejak 5 Tahun Terakhir, Para Pedagang di Pulau Geser Maluku Tidak Mau Menerima Uang Logam Rp1000

“Yang seluruhnya jika dikonversi dalam bentuk rupiah sejumlah Rp920.912.303.714,” ucapnya.

Penyidik juga menyita satu buah dompet yang berisi 12 keping emas logam mulia masing-masing seberat 100 gram, satu keping emas logam mulia Antam seberat 50 gram, dan satu buah dompet merah muda berisikan tujuh keping emas logam mulia Antam masing-masing 100 gram serta tiga keping emas logam mulia Antam masing-masing 50 gram.

Barang bukti lainnya yang disita adalah sebuah dompet berwarna hitam berisikan satu keping emas logam mulia Antam dengan berat satu kilogram, satu buah plastik berisikan 10 keping emas logam mulia Antam masing-masing 100 gram, tiga lembar sertifikat diamond, dan tiga lembar kuitansi toko emas mulia.

Baca Juga: Polres Kotawaringin Timur Ringkus Pelaku Gendam dengan Modus Berpura-pura Menjadi Kenalan Lama Korban

Logam mulia emas tersebut jika dijumlahkan seluruhnya memiliki berat sekitar 51 kilogram atau jika dikonversikan setara dengan Rp75 miliar.

Kemudian, pada hotel Le Meridien, Bali, penyidik menyita sejumlah barang bukti uang tunai sejumlah Rp20.414.000.

Dalam kesempatan yang sama, Qohar juga menjelaskan bahwa penangkapan ZR di Bali berawal ketika pihaknya mendeteksi keberadaan yang bersangkutan di Pulau Dewata.

Baca Juga: Mantan Pejabat MA  Zarof Ricar Diduga Terlibat Kasus Suap Vonis Bebas Gregorius Ronald Tannur

“Hari Rabu 23 Oktober 2024, kami keluarkan surat penangkapan, tapi berdasarkan deteksi yang dilakukan oleh kawan-kawan di penyidikan bahwa yang bersangkutan ada di Bali. Makanya, kami ikuti, kami kejar ke Bali,” ujarnya.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait