DECEMBER 9, 2022
International

China Menjatuhkan Sanski kepada Sejumlah Perusahaan Militer Amerika Serikat, Berikut Daftarnya

image
Drone atau pesawat tempur nirawak milik militer Amerika Serikat (AS). Taiwan berencana membeli pesawat tempur nirawak dari AS. (YouTube.com)

POLITIKABC.COM -  Pemerintah China telah menjatuhkan sanksi terhadap beberapa perusahaan militer Amerika Serikat (AS) dan individu yang terlibat dalam penyediaan senjata kepada Taiwan.

Dalam pernyataan tersebut, China menilai bahwa keputusan AS untuk memberikan bantuan senjata dalam skala besar kepada Taiwan, yang dianggap sebagai wilayah China, merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip "Satu China" dan tiga komunike bersama antara China dan AS.

Penjualan senjata itu juga dianggap sebagai campur tangan dalam urusan dalam negeri China, serta merusak kedaulatan dan integritas teritorial negara tersebut.

Baca Juga: Koordinator Unjuk Rasa di Bangladesh Tidak Terima Pemerintahan Dikuasai Militer

Berdasarkan Pasal 3, 4, 5, 6, 9, dan 15 Undang-Undang Anti-Sanksi Asing Republik Rakyat China, Kementerian Luar Negeri China memutuskan untuk mengambil tindakan mulai 10 Oktober 2024, yang meliputi pembekuan properti bergerak, properti tidak bergerak, dan jenis properti lainnya di wilayah China.

"China telah memutuskan untuk mengambil tindakan balasan terhadap perusahaan militer Amerika Serikat dan manajer senior dari sejumlah perusahaan terkait," demikian disebutkan dalam pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri China yang diterima pada Kamis 10 Oktober 2024. 

Kedua, melarang organisasi dan individu di dalam wilayah negara China untuk terlibat dalam transaksi, bekerja sama, maupun kegiatan lain yang relevan dengan perusahaan atau individu yang terkena sanksi.

Baca Juga: Pelatih timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri Ungkap Tiga Rencana Persiapan Menuju Piala Asia U-20 2025 di China

Ketiga, tidak mengeluarkan visa bagi individu yang termuat dan tidak mengizinkan mereka untuk masuk ke wilayah China, termasuk Hong Kong dan Makau.

Adapun perusahaan militer tersebut adalah:

1. Edge Autonomy Operations LLC
2. Huntington Ingalls Industries Inc.
3. Skydio Inc.

Baca Juga: Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 960 Orang, Uni Eropa Desak agar Intervensi Militer Tidak Dilakukan

Sedangkan individu yang terkena sanksi adalah:

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait