Puisi Denny JA: Ilmu Menjadi Tanah Air Pengganti
- Penulis : Ulil
- Jumat, 04 Oktober 2024 09:40 WIB

“Ilmu adalah jalanku pulang,”
bisikku pada malam tanpa bintang.
Setiap rumus yang kugoreskan
adalah puisi,
setiap temuan riset adalah nyanyian,
membangkitkan jiwa yang pernah hilang.
---
Baca Juga: Puisi Denny JA: 12 Jam Protes Berbaring di Jalan Raya
Sartono, di tepi sungai Spree,
berdialog dengan bayangannya.
“Apakah ini akhir pencarianku?
Apakah ini jawabannya?”
Ilmu telah menjadi bahasaku,
dan dalam setiap kajian buku,
aku menemukan kembali diriku.
“Tanah air bukan di mana kakiku berpijak,"
"Tapi di setiap pengetahuan yang kugenggam."
Baca Juga: Puisi Denny JA: Ibu, Kukirim Nyawaku Padamu, Sampaikah?
Kembali ke Indonesia dua kali,
tapi semuanya terasa asing.
Hanya ilmu yang setia,
tak pernah meninggalkanku.
Malam di Berlin,
di tepi sungai yang beku,
aku tak lagi bertanya soal paspor atau bendera.
Ilmu adalah tanah air keduaku,
dan di dalam buku,
aku telah pulang.
Aku bukan lagi daun yang
melayang di badai, melainkan pohon yang
berakar kuat,
berdiri kokoh di tanah
pengetahuan.
Baca Juga: Puisi Denny JA: Negaraku Hilang, Kekasihku Sirna
Ilmu adalah bahasaku,
Buku adalah benderaku.
"Tanah air bukan di mana
kakiku berpijak,
tapi di mana pikiranku
bertumbuh.***