Curah Hujan Meningkat, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Lahar dari Gunung Lewotobi Laki-Laki
- Penulis : Ulil
- Senin, 18 November 2024 14:06 WIB

Wilayah NTT terpantau cerah berawan hingga hujan ringan, dengan hujan disertai petir terjadi di beberapa wilayah, seperti Pulau Timor, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Sikka, dan Flores Timur.
Berdasarkan hasil pengamatan terkini pada 16 November 2024, curah hujan tercatat sebesar 45,2 mm/hari di Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, 31,4 mm/hari di Stasiun Meteorologi Gewayantana Flores Timur, dan 2,6 mm/hari di Stasiun Meteorologi Frans Seda Maumere.
Hingga awal November 2024, sebagian wilayah NTT telah mulai memasuki awal musim hujan, namun wilayah di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki diprediksi memasuki musim hujan pada awal Desember.
Baca Juga: Berstatus Waspada, Gunung Semeru Tercatat Sudah Erupsi 5 Kali Sejak Pagi
"Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko banjir lahar hujan di sekitar lereng gunung tersebut," katanya.
Selama 10 hari ke depan, cuaca di NTT secara umum diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Namun, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah, seperti Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, sebagian Sikka, sebagian Alor, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.
"Potensi hujan yang masih tinggi di wilayah NTT berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi basah, termasuk banjir lahar hujan di sekitar wilayah terdampak bencana, khususnya di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki," katanya
Baca Juga: Menteri ATR BPN Menyiapkan 50 Hektare Tanah untuk Relokasi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
BMKG mengimbau masyarakat kawasan tersebut tetap tenang, tetapi terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.***