KPU Blitar Hentikan Debat Publik Kedua Pilkada 2024, Paslon Rini Syarifah–Abdul Ghoni Dituding Jadi Penyebab
- Penulis : Ulil
- Selasa, 05 November 2024 03:28 WIB

"Kami akan berkolaborasi membangun masyarakat dengan tokoh masyarakat, sektor swasta, sehingga berdampak positif," kata Rini.
Namun, saat penyampaian ini, Rini justru terlihat seperti membaca naskah. Hal itu kemudian yang membuat pasangan nomor urut 1 sempat protes. Beberapa waktu protes itu tidak langsung ditanggapi oleh moderator yang membiarkan, hingga kemudian suasana semakin tidak kondusif.
Kemudian, petugas keamanan dari KPU Kabupaten Blitar mendekati pasangan Rindu ini hingga Mak Rini, sapaan akrab Rini Syarifah langsung menutup sesuatu dan penyampaian visi misi dilanjutkan oleh pasangan calon wakilnya Abdul Ghoni hingga waktu habis.
Hingga kemudian, LO dari dua pasangan calon dipertemukan dan tidak ada titik temu dan kemudian KPU memutuskan untuk menghentikan debat publik yang kedua ini.
Isu terkait dengan kertas contekan juga sebelumnya sempat menguat dan menjadi sorotan saat debat publik yang pertama yang berlangsung pada Jumat 18 Oktober 2024. Petahana Rini Syarifah seperti membawa dan membaca beberapa lembar kertas berisi catatan.
Ketua KPU Kabupaten Blitar Sugiono mengatakan KPU sudah membuat kesepakatan bahwa tidak membolehkan pasangan calon (paslon) membawa catatan saat di panggung, kecuali visi misi dari KPU.
Ia mengatakan KPU memutuskan bahwa debat publik yang kedua ini dihentikan, sebab jika dilanjutkan dikhawatirkan risikonya lebih besar.
"Ada pasangan calon yang protes karena ada yang membawa kertas di luar yang difasilitasi KPU, sehingga kami langsung mediasi bersama masing-masing liaison officer (LO) paslon, dan lama tidak ada titik temu, sehingga kondisi semakin tidak kondusif," katanya di Blitar, Senin malam.
"Kalau ini dilanjutkan risikonya lebih besar sehingga jajaran KPU sepakat untuk menghentikan debat, karena hal itu keputusan yang terbaik," kata dia.
Baca Juga: Waspada Longsor Susulan di Kabupaten Blitar, Total 3 Korban Tewas Ditemukan Tim Gabungan BPBD
Dalam Pilkada 2024 ini, mempertemukan dua pasangan calon yang sama-sama pernah menjabat Bupati Blitar. Rijanto sebelumnya adalah Bupati Blitar dan Rini Syarifah adalah rivalnya dalam Pilkada 2020.