Timnas Indonesia Harus Banyak Belajar agar Lolos ke Piala Dunia, dari Kesalahan Kecil hingga Mindset Menang
- Penulis : Ulil
- Sabtu, 19 Oktober 2024 09:25 WIB

Pelatih kelahiran Yeongdeok tersebut dinilai sebagian kalangan terlalu sering mengubah susunan pemain sehingga berujung tak menemukan komposisi sebelas pertama terbaiknya.
Pemain-pemain terbaik Indonesia di posisinya, Rizky Ridho, Sandy Walsh, dan Thom Haye dicadangkan melawan China, padahal Indonesia berpeluang besar memenangkan laga itu. Seharusnya pemain-pemain yang diturunkan pun harus yang terbaik sejak menit awal.
Shin Tae-yong justru memasang Asnawi Mangkualam pada posisi bek kanan, Calvin Verdonk sebagai bek tengah area kiri, Shayne Pattynama bek kiri, dan Nathan Tjoe-A-On posisi tengah.
Pemain-pemain yang diberikan kesempatan bermain pertama itu tak tampil memuaskan. Alhasil, eksperimen Shin Tae-yong tak menemukan hasil yang diinginkan.
Keputusan Shin membangku cadangkan Thom, yang memiliki visi bermain di atas rata-rata, juga disorot banyak kalangan.
Apalagi kehadiran Thom pada babak kedua terbukti memberikan sesuatu yang lebih.
Baca Juga: Pemain Timnas Timor Leste U-19 Alexandro Bahkito Corsino Lemos Ingin Merumput di Klub PSIS Semarang
Selama babak kedua, rating Thom tertinggi dari 15 penampil lainnya di Indonesia. Sofascore memberinya nilai 7,7.
Selain menciptakan gol, akurasi umpan yang tinggi yang diharapkan Shin juga lahir dari kaki gelandang Almere City tersebut.
Dari 44 kali umpan, akurasinya adalah 91 persen, itu sudah termasuk sembilan umpan jauh berhasil dari 11 kesempatan, dan juga satu umpan kunci.
Baca Juga: Ini yang Membuat Timor Leste Yakin Timnas Indonesia akan Kembali Jadi Juara Piala AFF U-19
Di saat lini depan tumpul, Shin juga tak berani melakukan perubahan untuk mengambil risiko, untuk setidaknya menarik keluar Rafael Struick atau Ragnar Oratmangoen yang menurut Sofascore mendapatkan rating 6,7 dan 6,4 selama 90 menit penuh.