DECEMBER 9, 2022
International

Jumlah Korban Jiwa akibat Ledakan Perangkat Komunikasi di Lebanon Meningkat Menjadi 20 Orang

image
Sistem listrik meledak di beberapa rumah di Lebanon, di tengah ledakan baru perangkat komunikasi di negara tersebut, lapor media Lebanon. / ANTARA/Anadolu/py

POLITIKABC.COM -  Jumlah korban jiwa akibat serangkaian ledakan perangkat komunikasi di Lebanon meningkat menjadi 20 orang, menurut pusat tanggap darurat Kementerian Kesehatan setempat. 

Beberapa rumah mengalami kerusakan akibat ledakan sistem listrik di tengah insiden tersebut, seperti dilaporkan media Lebanon. 

Seorang anak perempuan terluka akibat ledakan pembangkit listrik tenaga surya di kota Merouaniyeh, selatan Lebanon, menurut laporan kantor berita NNA pada Rabu, 18 September 2024.

Baca Juga: Hari Ini, Bandara Internasional di Israel Hentikan Semua Penerbangan akibat Aksi Mogok Tuntut Pertukaran Tahanan

"Menurut data terbaru, akibat ledakan walkie-talkie sore ini, jumlah korban tewas mencapai 20 orang, dengan lebih dari 450 orang lainnya terluka," kata pusat tanggap darurat tersebut.

Sebuah sumber dari Lebanon mengatakan kepada Sputnik bahwa perangkat komunikasi selain penyeranta (pager) meledak di berbagai wilayah di Lebanon pada Rabu.

Media Lebanon melansir bahwa walkie-talkie yang meledak itu dibeli sekitar lima bulan lalu, hampir bersamaan dengan penyeranta yang meledak pada Selasa 17 September 2024. 

Baca Juga: Perkumpulan Tahanan Palestina Sebut Ada 61 Jurnalis yang Ditahan di Penjara Israel, Terakhir Jurnalis foto Hazim Nasser

Ditambahkan bahwa sistem listrik juga meledak di beberapa rumah lainnya, bersamaan dengan ledakan radio dua arah pribadi yang digunakan oleh gerakan Syiah Lebanon, Hezbollah.

Pada Rabu, sebuah sumber di Lebanon mengatakan kepada Sputnik bahwa selain alat penyeranta (pager), perangkat komunikasi lainnya juga meledak di berbagai wilayah di Lebanon.

Media Lebanon melaporkan bahwa walkie-talkie yang meledak dibeli sekitar lima bulan lalu, hampir bersamaan dengan pager yang meledak pada Selasa.

Baca Juga: Pemukim Ilegal Israel Bakar Pohon Zaitun dan Properti Warga Palestina

Setidaknya 20 orang tewas dan 450 lainnya terluka dalam gelombang kedua ledakan, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait