Museum Nasional Penanggulangan Terorisme Adhi Pradana di Bogor, Tempat Edukasi Bersejarah Bersatu Melawan Ancaman
- Penulis : Ulil
- Rabu, 17 Juli 2024 07:25 WIB

POLITIKABC.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menekankan bahwa adanya Museum Nasional Penanggulangan Terorisme Adhi Pradana untuk menjadi tempat edukasi masyarakat.
Hadi menyebutkan Museum Nasional Penanggulangan Terorisme Adhi Pradana menampilkan peristiwa teror yang terjadi di Indonesia sejak tahun 1948 hingga 2022.
Sehingga, menurut dia, Museum Nasional Penanggulangan Terorisme Adhi Pradana bisa menjadi media yang efektif dalam menyampaikan informasi kepada generasi penerus mengenai bahaya terorisme kepada generasi mendatang.
Baca Juga: Kini Terungkap Melihat Reaksi SBY Saat Foto Moeldoko Saat Mejeng di Museumnya
Hal ini dia sampaikan saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-14 Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sekaligus meresmikan museum yang berdiri di areal Kantor BNPT, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 16 Juli 2024.
"Masyarakat supaya paham terhadap bahaya teroris yang merusak segala sendi kehidupan bangsa," ujar Hadi.
"Museum ini dibuka untuk masyarakat dan diprioritaskan untuk anak anak sekolah karena anak anak sekolah juga harus paham betul dengan perjalanan gangguan," ujar Hadi.
Baca Juga: Balik Sentil Awiek, Eko Patrio: Tidak Etis, Kasus Teroris Dibawa ke Ranah Pribadi
Menurut dia, masyarakat luas harus memahami perjalanan sejarah terorisme di Indonesia, sehingga museum ini terbuka untuk umum.
Pada acara tersebut, Hadi bersama Kepala BNPT Komjen Pol Mohammed Rycko Amelza Dahniel juga mengukuhkan Paguyuban Anti Teroris Indonesia atau PATI yang berkontribusi kepada BNPT mengenai mitigasi terorisme.
"Sehingga BNPT siap untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," kata Hadi.
Sementara, Kepala BNPT Komjen Pol Mohammed Rycko Amelza Dahniel mengatakan keberadaan museum ini untuk menghormati para korban aksi terorisme yang pernah terjadi di Indonesia.