PAN Berharap Pilkada NTB Diikuti Maksimal Dua Pasangan Calon Gubernur dan Wakil
- Penulis : Ulil
- Minggu, 23 Juni 2024 10:25 WIB

POLITIKABC.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) menginginkan Pilkada di Nusa Tenggara Barat (NTB) cukup diikuti dua pasangan calon.
PAN Menyebut, dua pasangan calon ini yakni untuk Pilkada Gubernur dan wakil gubernur NTB.
Hal ini disampaikan Ketua DPW PAN NTB, Muazzim Akbar dalam keterangannya di Mataram, Minggu 23 Juni 2024.
Baca Juga: Partai Gerindra Sampaikan Alasan Belum Memutuskan Calon Gubernur yang Diusung di Pilkada NTB
"Tidak usah banyak pasangan calon. Kalau bisa gubernur dan wakil gubernur ini cukup dua pasang aja biar 'head to head'," katanya.
Muazzim mengaku, saat ini PAN bersama partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) seperti Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, dan Partai Bulan Bintang (PBB) melalui ketua umum masing-masing tengah serius membangun komunikasi politik secara intensif untuk menggalang koalisi besar di Pilkada NTB.
Bahkan, lanjut dia, untuk memuluskan langkah tersebut, lanjut Muazzim, komunikasinya tidak hanya melibatkan pada partai-partai yang ada dalam barisan KIM, melainkan mereka juga mengajak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk bergabung.
"Insya Allah PKB juga akan bergabung dalam koalisi ini. Mudah-mudahan bisa," ujarnya.
Terkait siapa pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan didorong jika Pilkada NTB diikuti dua pasangan calon, Muazzim menyebutkan ada dua, yakni Lalu Muhamad Iqbal di gerbong KIM melawan Sitti Rohmi Djalilah yang saat ini didorong PDIP, Perindo dan kemungkinan akan menggandeng Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Kalau terjadi dua pasang calon, maka yang nanti menang harus merangkul yang kalah, sehingga proses kepemimpinan bisa berjalan dengan baik," kata Muazzim.
Baca Juga: Belum Lama Menjabat Pj Gubernur NTB Sudah Diganti, Lalu Gita Ariadi Akhirnya Angkat Bicara
Sementara PAN sendiri, kata Muazzim, sudah memberikan rekomendasi kepada mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki yang kini menjabat sebagai Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Lalu Muhamad Iqbal sebagai bakal calon gubernur.