DECEMBER 9, 2022
News

Duh, WHO Sebut dari 254 Juta Orang di Dunia yang Terinfeksi Hepatitis C, 86 Persen di Antaranya Tidak Menyadari

image
Sejumlah tokoh mengampanyekan bahaya hepatitis di sela agenda Asia-Pacific Internasional Riche Infectiouse Disease Symposium (APAC-IRIDS)/ (ANTARA/Andi Firdaus)

POLITIKABC.COM- Sebanyak 63 persen dari 50 juta orang yang hidup dengan hepatitis C, tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi dan 80 persen lainnya belum diobati.

Tingginya kasus hepatitis ini diungkap Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) dalam Asia-Pacific Internasional Riche Infectiouse Disease Symposium (APAC-IRIDS) 2024 di Ho Chi Minh City, Vietnam, Kamis 20 Juni 2024. 

WHO mencatat sebanyak 304 juta orang hidup dengan infeksi virus hepatitis B dan C kronis pada tahun 2022.
​​​​​​
Dari 254 juta orang yang mengidap hepatitis B, 86 persen di antaranya tidak menyadari infeksi yang mereka alami dan 97 persen belum pernah diobati.

Baca Juga: Harapan Prabowo Terhadap Kepemimpinan RI: Orang-orang tersenyum - Anda tidak perlu membayar rumah sakit 

WHO mengungkap angka kematian akibat hepatitis di kawasan setempat mencapai 1 juta per tahun, atau tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan kematian akibat HIV/AIDS, dan menyumbang 63 persen dari jumlah kematian akibat hepatitis global.

Direktur Koalisi Eliminasi Hepatitis Global, John Ward, di sela agenda tersebut menyoroti kasus hepatitis sebagai ancaman serius bagi masyarakat dunia, sebab penanganan yang masih belum terselesaikan di mayoritas negara-negara di dunia, termasuk kawasan Asia Pasifik.

Jika kendala tersebut dibiarkan, maka jumlah kasus hepatitis berisiko menambah beban biaya kesehatan di banyak negara, bahkan menghambat produktivitas penderita.

Baca Juga: Waspada, WHO Umumkan Satu Orang Meninggal akibat Tertular Jenis Flu Burung Baru

Berbagai kendala krusial yang mengganjal di antaranya, sumber pendanaan yang terbatas, akses pada alat deteksi yang belum merata, rendahnya kesadaran masyarakat dalam upaya deteksi dini, penyediaan vaksin, hingga obat-obatan.

Hepatitis adalah bentuk peradangan pada hati sebagai organ vital di dalam tubuh manusia yang antara lain berfungsi untuk memproses nutrisi, menyaring darah, detoksifikasi dan sintesa protein.

Ketika hati mengalami peradangan atau kerusakan, maka fungsi hati tersebut dapat terganggu dan berujung pada kasus kanker.

Baca Juga: Duh! Para Dokter di Empat Rumah Sakit Afiliasi Universitas Nasional Seoul Korsel, Ancam Mogok Kerja

Dalam agenda yang sama, Ketua Federasi Asosiasi Penyakit Menular Ho Chi Minh City, Vietnam, Nguyen Van Vinh Chau, memperkirakan satu dari setiap 11 orang di negaranya mengidap hepatitis B kronis.

Halaman:
1
2
3
4
Sumber: Antara

Berita Terkait