DECEMBER 9, 2022
News

Usai Dihujat Hina Pedagang Es Teh, Gus Miftah Mengaku akan Lebih Berhati-hati Ketika Berceramah

image
Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman yang akrab disapa Gus Miftah menggelar konferensi pers di Ponpes Ora Aji, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta/ ANTARA/Luqman Hakim

POLITIKABC.COM - Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman yang akrab disapa Gus Miftah mengaku akan lebih berhati-hati dalam memilih diksi ketika mengisi ceramah agama. 

Hal ini disampaikan Gus Miftah saat konferensi pers di Ponpes Ora Aji, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat 6 Desember 2024. Hal ini dia sampaikan usai dihujat akibat menghina pedagang es teh dengan sebutan goblok. 

Kendati demikian, Gus Miftah berkukuh tetap mempertahankan karakter dakwahnya. 

Baca Juga: Kasus Gus Miftah Rendahkan Pedagang Es, Presiden Prabowo Beri Teguran 

"Karakter itu tetap akan saya pertahankan cuman dengan pemilihan kata dan diksi yang mungkin lebih berhati-hati," ujarnya.

Miftah menuturkan bahwa secara prinsip semua orang memiliki karakter masing-masing dalam penyampaian dakwah.

Meski demikian, perihal viralnya video dirinya mengolok-olok seorang penjual es kala berdakwah, menurut Miftah hal itu lantaran dirinya tengah lalai.

Baca Juga: Kasus Gus Miftah Sebut Penjual Es Teh Goblok, KNPI Malaysia: Mencoreng Nama Prabowo di Dunia Internasional

"Mungkin saya kurang sadar bahwa saya hari ini lebih banyak dikenal orang. Semua kamera menyorot kepada saya," kata dia.

Belajar dari peristiwa itu, Miftah berjanji bahwa ke depan saat menyampaikan ceramah bakal menggunakan diksi atau pilihan kata yang lebih santun.

"Karakter dakwahnya mungkin tetap sama, tetapi dengan pemilihan diksi dan kalimat yang lebih santun," ujar dia.

Baca Juga: Gus Miftah Mengundurkan Diri dari Jabatan Utusan Khusus Presiden Prabowo, Usai Viral Sebut Pedagang Es Teh Bodoh

Setelah mundur dari Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Umat Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah menuturkan bahwa bakal kembali berbaur dengan masyarakat dan mengasuh pondok pesantrennya seperti sediakala.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait