DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Kaulifikasi Piala Dunia 2026, Ujian Berat Timnas Indonesia Menghadapi Jepang

image
Pesepak bola Timnas Jepang Wataru Endo (kanan) bersama rekan setimnya menjalani sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta/ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/Spt.

Tapi kedua pelatih pasti memasang susunan pemain yang berbeda dari waktu Piala Asia 2023 itu, terlebih Indonesia memperoleh suntikan energi baru dari pemain-pemain berbasis di Eropa.

Shin pasti sudah belajar dari pendekatan yang diadopsinya ketika Garuda menyerah 1-3 kepada Jepang dalam Piala Asia 2023. Mungkin untuk itu pula dia memanggil lagi sejumlah pemain yang pernah dia pasang kala melawan Jepang dalam turnamen itu.

Dengan materi pemain yang mungkin lebih kuat dibandingkan pada Piala Asia 2023, Shin akan berusaha mengulangi salah satu sukses besarnya kala mengarsiteki Korea Selatan menjuarai Piala Asia Timur (EAFF) pada 4 Juli 2017.

Baca Juga: Pelatih timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri Ungkap Tiga Rencana Persiapan Menuju Piala Asia U-20 2025 di China

Saat itu dia sukses membentuk tim Korea Selatan yang mengalahkan Jepang 4-1 sehingga trofi EAFF menjadi milik Korea Selatan.

Di bawah asuhan Shin pula, Korea Selatan lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia setelah memenangkan seluruh dari delapan laga putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan memasukkan 27 gol tanpa kebobolan, dan mencetak 10 gol pada putaran ketiga yang juga dilalui tanpa kekalahan.

Walau kemudian kalah tipis dari Swedia dan Meksiko, Korea Selatan membuat kejutan dengan menumbangkan Jerman 2-0 dalam fase grup Piala Dunia 2018.

Baca Juga: Inilah 3 Keputusan Kontroversial Wasit Ahmed Al Kaf di Laga Pertandingan Sepak Bola Timnas Indonesia Vs Bahrain

Formulanya dalam menaklukkan Jepang pada Piala EAFF 2017 dan menumbangkan Jerman dalam Piala Dunia 2018, bisa dia pakai kembali untuk tim Garuda.

Saat menumbangkan Jerman, Shin mendorong timnya tampil percaya diri tapi tenang menghadapi keadaan dan menyadari diri mereka sebagai underdog. Dia memasang perangkap jitu dengan membiarkan pemain-pemainnya sabar menunggu Jerman membuat kesalahan, untuk melancarkan serangan balik mematikan.

Shin mungkin akan melakukannya lagi Jumat malam nanti di GBK, dengan bonus yang tidak dia miliki kala menumbangkan Jerman, yakni dukungan fanatik dari pecinta timnas Indonesia.

Baca Juga: Siap Melawan China, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong: Tidak Ada Lawan yang Bisa Diremehkan

Dukungan tak henti dari 77 ribu penonton tuan rumah di dalam stadion bisa menjadi energi ekstra yang menyemangati Marselino Ferdinan dkk untuk tampil percaya diri nan spartan guna menciptakan lagi kejutan yang bakal menjadi headline di mana-mana.***

Halaman:
1
2
3
4
Sumber: Antara

Berita Terkait