Kaulifikasi Piala Dunia 2026, Ujian Berat Timnas Indonesia Menghadapi Jepang
- Penulis : Ulil
- Jumat, 15 November 2024 07:38 WIB

Tak ada pemain lawan yang berani memaksa kiper Zion Suzuki yang berdarah Ghana-Jepang, untuk memungut bola dari gawang sendiri, kecuali akibat gol bunuh diri Taniguchi saat menjamu Australia.
Sebaliknya, serangan Jepang juga tajam sekali. Sudah 36 gol mereka ciptakan sejauh ini, yang 14 gol di antaranya tercipta pada putaran ketiga, dan dicetak oleh 10 pemain berbeda.
Selisih level
Melihat hal itu tugas tim Merah Putih memang berat sekali.
Bukan hanya karena Indonesia berselisih 115 level dari Jepang dalam peringkat FIFA (Indonesia 130, Jepang 15), tapi juga karena Samurai Biru diisi pemain-pemain yang lebih teruji di level atas. Itu bisa dilihat salah satunya dari nilai pasar mereka.
Dalam skuad Indonesia yang bernilai pasar 31,48 juta euro hanya ada tujuh pemain yang bernilai di atas 1 juta euro.
Tapi dalam skuad Jepang yang bernilai pasar 289,33 juta euro, 10 dari 23 pemainnya bernilai di atas 10 juta dolar, termasuk Kaoru Mitoma senilai 45 juta euro dan Takumi Minamino 20 juta euro, bahkan label nilai Takefuso Kubo mencapai 50 juta euro.
Nilai pasar selalu paralel dengan kualitas pemain, dan kualitas pemain bisa menyulap tim menjadi tim hebat. Faktanya, Jepang begitu perkasa selama kualifikasi Piala Dunia 2026 karena diisi pemain-pemain berkualitas tinggi dengan harga yang tinggi pula.
Ini tugas berat bagi Indonesia, apalagi Garuda tak pernah bisa mengalahkan Jepang dalam empat pertemuan terakhir, termasuk dalam Piala Asia 2023.
Baca Juga: Siap Melawan China, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong: Tidak Ada Lawan yang Bisa Diremehkan
Sejak pertama kali bertemu pada 1 Mei 1954 dalam Asian Games tahun itu, kedua tim sudah 16 kali bertemu. Indonesia menang 5 kali, Jepang 9 kali.