Calon Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri Soroti Kurang Terciptanya Lapangan Pekerjaan untuk Lulusan SMK
- Penulis : Ulil
- Kamis, 24 Oktober 2024 07:48 WIB

Musyafirin berjanji akan membuat SMK di Nusa Tenggara Barat menjadi sekolah vokasi unggulan agar setiap lulusannya bisa langsung bekerja. Dia menyakini bahwa proses yang baik menghasilkan keluaran produk yang baik pula.
Mantan Bupati Sumbawa Barat itu bercerita bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memilik program mengirim pelajar ke luar daerah untuk mengenyam pendidikan di sekolah unggulan agar ketika mereka tamat bisa bekerja.
Program itu akan diadopsi ke tingkat provinsi agar daya jangkau optimalisasi dan peningkatan kualitas sekolah vokasi bisa lebih luas.
Calon wakil gubernur NTB nomor urut 2 Suhaili Fadhil Tohir mengungkapkan bahwa gagasan mengatasi pengangguran lulusan SMK yang disampaikan oleh calon wakil gubernur nomor urut 3 dan 1 terkesan normatif.
Menurut Suhaili, pasangannya Zulkieflimansyah yang pernah menjabat sebagai gubernur NTB tidak lagi berencana dan tidak lagi berjanji tentang bagaimana menyelesaikan pengangguran lulusan sekolah vokasi.
Dia sudah buktikan sebelumnya bahwa Nusa Tenggara Barat menjadi juara pertama karena beberapa SMK terbanyak di Nusa Tenggara Barat ini yang sudah menjadi badan layanan umum daerah (BLUD)," ujarnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Nilai Kunci Utama Kemakmuran di NTB adalah Air
Lebih lanjut Suhaili mengklaim hanya ada sedikit tamatan sekolah vokasi Nusa Tenggara Barat yang menganggur karena BLUD SMK sudah kerja sama dengan kalangan industri yang ada di Nusa Tenggara Barat.
"Sehingga kualitas output-nya SMK Nusa Tenggara Barat sudah terbukti dan terbaik di Indonesia," pungkas Suhaili.***