Profil Politisi Golkar Meutya Hafid yang Dilantik Sebagai Menteri Komunikasi dan Digital, Ini Perjalanan Karirnya
- Penulis : Ulil
- Senin, 21 Oktober 2024 11:38 WIB

POLITIKABC.COM - Politisi Partai Golkar, Meutya Hafid, telah resmi dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Digital dalam Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029 di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Berikut profil lengkapnya.
Pelantikan tersebut berlangsung langsung di Istana Negara, Jakarta, pada hari Senin 21 Oktober 2024.
Dalam pemerintahan baru ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah diubah namanya menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital.
Baca Juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Presiden Jokowi Ajak Jajaran Menteri Makan Siang di Istana Negara
Meutya, saat diwawancarai usai diumumkan sebagai menteri, menyampaikan bahwa perubahan nomenklatur tersebut untuk menjawab perkembangan teknologi dan zaman yang kini telah berbasis digital.
"Artinya, komunikasi memang ke depan juga tentu berbasis digital dan juga kita tahu tadi kemarin PR kita adalah bagaimana mengamankan data-data kita itu juga terkait dengan digital dan pemerintahan yang efisien efektif itu juga bisa dilakukan dengan juga menerapkan digital," kata Meutya di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2024.
Meutya menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Digital menggantikan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, yang kini menjabat sebagai Menteri Koperasi. Kehadiran Meutya membawa harapan baru dalam menghadapi berbagai tantangan komunikasi dan teknologi di Indonesia.
Baca Juga: Profil Taufik Hidayat yang Dililih Sebagai Wakil Menteri era Kabinet Prabowo-Gibran
Sebagai sosok perempuan pertama yang menduduki posisi ini, Meutya dihadapkan pada tugas yang tidak mudah dalam menakhodai transformasi digital di tanah air.
Perjalanan karier
Meutya Hafid lahir di Bandung, Jawa Barat pada 3 Mei 1978 dan dikenal luas sebagai mantan jurnalis televisi yang berpengalaman. Namanya mulai mendapat perhatian publik setelah mengalami penyanderaan di Irak pada 2005 saat meliput konflik perang sebagai jurnalis Metro TV.
Baca Juga: Daftar Nama Menteri Kabinet Merah Putih yang Dilantik Presiden Prabowo Subianto Hari Ini
Setelah menjalani karier di dunia jurnalistik, Meutya memilih untuk beralih ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Golkar pada 2009. Sejak saat itu, karier politiknya terus berkembang.