DECEMBER 9, 2022
Nusantara

LSI Denny JA Merilis Capaian Presiden Jokowi di Bidang Sosial Selama 10 Tahun Menjabat

image
LSI Denny JA Merilis Capaian Presiden Jokowi. (Politikabc.com/kiriman)

"Setiap dimensi utama terdiri dari beberapa indikator, seperti angka harapan hidup, akses terhadap internet, serta kesetaraan gender," lanjutnya.

Cara SPI Mengukur Kemajuan Indonesia di Masa Pemerintahan Jokowi

Direktur LSI Denny JA, Denny Januar Ali mengatakan, peningkatan skor Indonesia dari 61,65 pada tahun 2014 menjadi 67,22 pada tahun 2023 mencerminkan perbaikan dalam berbagai indikator kesejahteraan sosial. 

Baca Juga: LSI Denny JA Tentang RUU Penyiaran: Hanya 1,1 Persen dari 6.542 Unggahan Berita Miliki Sentimen Positif

Menurutnya, kenaikan peringkat Indonesia dalam SPI dari posisi 92 ke 80, menunjukkan bahwa Indonesia berhasil meningkatkan standar hidup, meskipun tantangan masih ada.

Beberapa faktor kunci yang berkontribusi pada peningkatan ini yakni, pertama, Akses pada Pendidikan.

"Program pemerintah seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) membantu meningkatkan partisipasi pendidikan di kalangan masyarakat miskin," ujarnya.

Baca Juga: Riset LSI Denny JA: 15,1 Persen dari 40.830 Unggahan Berita Kasus Vina Cirebon Bersentimen Negatif

Kedua, Layanan Kesehatan. Hal ini berkaitan dengan adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat miskin.

Ketiga, Perbaikan Infrastruktur Sosial berkaitan dengan investasi besar dalam infrastruktur seperti pembangunan jalan dan fasilitas umum meningkatkan akses layanan dasar bagi masyarakat.

Namun, Denny mengatakan meskipun ada peningkatan dalam SPI, beberapa tantangan masih ada di antaranya ketimpangan sosial yang terjadi di luat Pulau Jawa dan kerusakan lingkungan akibat pengelolaan sumber daya alam.

Baca Juga: Riset LSI Denny JA: 32,3 Persen Pemberitaan Tentang Uang Kuliah Tunggal di Media Online Bersentimen Negatif

Perbandingan Global Posisi Indonesia

Halaman:
1
2
3
4

Berita Terkait