DECEMBER 9, 2022
Politik

Isu Perombakan Kabinet, PDI Perjuangan Hormati Keputusan Presiden Joko Widodo

image
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor DPP PDIP. (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela) 

POLITIKABC.COM - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya selalu menjunjung tinggi konsep tata pemerintahan yang baik, termasuk menghormati hak prerogatif presiden dalam melakukan perombakan kabinet.

Oleh karena itu, terkait isu adanya kabar yang menyebut Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly sebagai salah satu menteri yang terkena perombakan kabinet, Hasto menyatakan PDI Perjuangan menghormati hak prerogatif yang dimiliki Presiden Joko Widodo.

Hasto menegaskan sejak awal PDIP Perjuangan tidak pernah meminta jatah menteri kepada Presiden Jokowi, meski mengantarkan kemenangan pada dua kali pemilu.

Baca Juga: PDIP Mulai Jalin Komunikasi dengan PKB untuk Persiapan Pilkada 2024 di Sejumlah Daerah

"Sejak dulu dalam konsep tata pemerintahan yang baik, presiden punya hak prerogatif. Kita menghormati hak prerogatif dari presiden itu," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu 14 Agustus 2024. 

Menurutnya, sejak awal partainya selalu membuka pintu kerja sama dengan partai lain di kabinet.

"Sejak awal kita kan tidak pernah neko-neko. Ketika kami mengantarkan jadi presiden, apakah kemudian kami minta seluruh menteri? Kan juga tidak. Kami bisa bekerja sama dengan partai politik. Kami tidak pernah melakukan tekanan-tekanan. Tidak pernah ada dendam terhadap masa lalu. Kami menatap masa depan," katanya.

Baca Juga: Hasto Kristiyanto Sampaikan Permintaan Megawati: Kader PDIP Harus Militan dan Disiplin dari Setiap Keputusan Partai

Politikus asal Yogyakarta ini justru menyinggung bagaimana berpolitik itu untuk memenuhi kepercayaan masyarakat sebagaimana tertuang dalam janji-janji kampanye yang sudah pernah diutarakan atau dijargonkan.

"Jadi, itu seharusnya juga dipakai bahwa berpolitik untuk menang itu juga hanya lima tahun. Wujudkan janji-janji kampanye. Ketika rakyat tidak memberikan kepercayaan, ya kita perbaiki diri. Itu ajaran moral politik yang diceritakan Ibu Mega (Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri) kepada kami," ujar Hasto

Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menekankan pihaknya belum mendengar kabar tentang perombakan kabinet.

Baca Juga: PDIP Buka Peluang Dukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, Begini Responsnya

Hal itu disampaikan Yusuf menyoal beredarnya kabar akan dilakukannya perombakan Kabinet Indonesia Maju dalam waktu dekat.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait