Denny JA Serahkan Lukisannya tentang Paus Fransiskus Basuh Kaki Rakyat Indonesia ke Gereja Katolik Santo Servatius
- Penulis : Ulil
- Kamis, 25 Juli 2024 08:55 WIB

POLITIKABC.COM - Tokoh multitalenta Denny JA, Rabu 24 Juli 2024 menyerahkan lukisan tentang Paus Fransiskus sedang membasuh kaki rakyat Indonesia kepada Gereja Katolik Santo Servatius, Kampung Sawah, Bekasi, Jawa Barat.
“Paus Fransiskus mencuci kaki rakyat Indonesia. Ini lukisan yang menjadi simbol sangat kuat. Pesannya sangat mendalam tentang pemimpin yang melayani dan memperhatikan orang-orang yang terpinggirkan,” kata Denny JA ketika ia menyerahkan lukisan tentang Paus Fransiskus mencuci kaki rakyat Indonesia kepada Dewan Paroki Gereja Katolik Santo Servatius.
Dalam penyerahan lukisan itu, Dewan Paroki diwakili oleh Romo Yohanes Wartaya SJ, Pastor Kepala Paroki, Hari Wibowo (Wakil Ketua DPH), Utami Haliday (Sekretaris DPH), Eko Praptanto (Tokoh Masyarakat), dan Yacob Napiun (Tokoh Betawi Kampung Sawah).
Baca Juga: Mengapa Mengurung Pikiranmu di Sangkar: Pengantar Buku ke-5 Lukisan Artificial Intelligence
Denny JA menyatakan, kedatangan Paus ke Indonesia, mengingatkannya tentang dua hal.
Pertama, kata Denny, sebuah lukisan dari tahun 1475 karya Meister des Hausbuches yang berjudul "Christ Washing The Feet of the Apostles". Lukisan ini menggambarkan Jesus Kristus yang sedang mencuci kaki muridnya.
Tradisi pelayanan sudah ditanamkan sejak era Jesus Kristus sendiri, atau Nabi Isa dalam ajaran Islam.
Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Ada Suara Tanpa Kata, Dengarlah
Dulu, kaki yang dicuci adalah kaki lelaki Katolik/Kristen. Paus Fransiskus melanjutkan tradisi ini dengan lebih meluaskannya. Kaki rakyat kecil yang dicuci juga kaki wanita, dan rakyat dari agama di luar Katolik: Islam dan Hindu.
"Saya pun membayangkan Paus Fransiskus mencuci kaki rakyat Indonesia. Dalam lukisan itu, ada elemen batik, bendera merah putih, juga mesjid sebagai simbol suasana Indonesia," kata Denny JA.
Kedua, kata Denny, berita tentang riset Oxfam tahun 2022 yang disiapkan untuk World Economic Forum. Judul riset Oxfom itu "Inequality Kills".
Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Paus Fransiskus Mencuci Kaki Rakyat Kecil Indonesia
Laporan ini mengungkapkan bahwa dalam satu hari, 22 ribu orang di 80 negara mati karena terlalu miskin untuk memiliki akses kesehatan.