Album Penyair SATUPENA oleh Artificial Intellegence: Pengantar Buku Puisi Sekaligus Album Lagu dari Denny JA
- Penulis : Ulil
- Rabu, 03 Juli 2024 10:26 WIB

Album lagu ini tidak hanya menghasilkan karya seni baru. Ia juga mengeksplorasi batas-batas kreativitas manusia dan teknologi.
Untuk puisi saya, beberapa kali Akmal mencari gaya musik yang sesuai. Puisi saya agak sedih tentang penganut agama minoritas yang dipersekusi. Anak kecil itu bertanya pada ibunya: “Siapa Yang Membela Kita?”
Pada awalnya saya mendapatkan gubahan lagu yang menghentak untuk puisi saya itu. Ini gaya musik soal kepedihan yang enerjik.
Baca Juga: Riset LSI Denny JA: Masyarakat Media Sosial Khawatir Dampak Judi Online bagi Keuangan
Saya teks bro Akmal di WA japri: “Bro, saya memilih gaya musik yang lebih lambat, yang dinyanyikan wanita dengan menyentuh hati.” Akmal pun mengubah aransemen lagu sesuai permintaan saya.
-000-
Artificial Intelligence (AI) tidak hanya merupakan alat teknologi, tetapi juga kekuatan transformasional yang mengubah berbagai aspek industri musik.
Baca Juga: Dunia Anak dalam Lukisan Artificial Intelligence Denny JA
Berikut tiga isu besar di mana AI akan mengubah industri musik di masa depan:
1. Demokratisasi Penciptaan Musik
Musik telah lama menjadi medium ekspresi kreatif yang, sampai sekarang, sering kali terbatas pada mereka yang memiliki keterampilan teknis dan pelatihan formal.
Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Karya Denny JA yang Menawan tentang Hening adalah Bahasa Tuhan
AI mengubah dinamika ini. Ia menjadikan musik lebih inklusif dan aksesibel bagi siapa saja, terlepas dari latar belakang atau kemampuannya.