DECEMBER 9, 2022
International

Ini Empat Kandidat yang Bertarung Meraih Kursi Presiden Iran, Setelah Meninggalnya Ebrahim Raisi

image
Iran telah memulai pemungutan suara presiden baru. ANTARA/Xinhua/Li Muzi/am.

POLITIKABC.COM - Iran telah memulai pemungutan suara cepat untuk memilih presiden baru. Proses pemilihan Presiden Iran oleh masyarakat, berlangsung di tempat pemungutan suara di ibu kota Teheran dan kota-kota lain, Jumat 28 Juni 2024. 

Empat kandidat Presiden Iran yang maju yaitu Mohammad Baqer Qalibaf, Saeed Jalili, Masoud Pezeshkian dan Mostafa Pourmphammadi bertarung meraih kursi presiden setelah wafatnya Presiden Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter bulan lalu.

Sementara, dua calon Presiden Iran, Amir Hossein Qazizadeh dan Alireza Zakani yang disebut konservatif, menarik diri dari persaingan kursi kepresidenan pada Kamis 27 Juni untuk menghindari perpecahan suara di kubu politik mereka.

Baca Juga: KPU Kabupaten Kuningan Buka Rekrutmen 3.551 Petugas Pemutakhiran Data, Catat Tanggalnya

Jalur pemungutan suara akan tetap dibuka hingga jam 6 sore waktu setempat pada Jumat, namun prosesnya kemungkinan akan diperpanjang oleh Kementerian Dalam Negeri, seperti yang terjadi pada pemilu sebelumnya.

Setidaknya 64 juta orang di Iran berhak memberikan suara mereka dalam pemilihan presiden tahun ini, yang sebagian besar adalah pemuda. Pada Pilpres 2021, terdapat 59,3 juta orang yang memiliki hak pilih.

Sekitar 10 juta warga Iran yang tinggal di luar negeri juga dapat menggunakan hak pilih mereka pada pemilu Jumat di 344 tempat pemungutan suara yang ditentukan di beberapa negara.

Baca Juga: 5 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Mengapa Mengurung Pikiran di Dalam Sangkar

Sementara di Iran sendiri, sebanyak 58.640 tempat pemungutan suara didirikan untuk memfasilitasi proses pemungutan suara, di mana lebih dari 6.000 berada di Teheran, menurut kantor pusat pemilu.

Hasil pemilu akan diumumkan pada Sabtu sore oleh ketua kantor pusat pemilihan Mohammad Taqi Shahcheraghi, menurut TV pemerintah pada Kamis.

Jika tidak ada satupun dari empat kandidat yang memperoleh lebih dari 50 persen suara, maka pemilu akan dilanjutkan ke putaran kedua pada 5 Juli, di mana dua kandidat dengan jumlah suara terbanyak akan saling berhadapan.

Baca Juga: Penumpang yang Terjatuh dari KMP Virgo Perairan Pulau Rimau Balak Ditemukan Selamat, Begini Kronologinya

Menurut jajak pendapat pra-pemilihan, Qalibaf, Pezeshkian dan Jalili bersaing ketat. Meskipun Qalibaf dan Jalili berasal dari kubu konservatif, dan Pezeshkian adalah satu-satunya kandidat reformis.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait