Upaya Hilirisasi Komoditi Rempah di Indonesia, Wapres Ma'ruf Amin: Banyak Negara Tidak Punya
- Penulis : Ulil
- Rabu, 26 Juni 2024 20:12 WIB

POLITIKABC.COM - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan bahwa Indonesia memiliki beragam kekayaan alam, salah satunya komoditi rempah.
Ma'ruf Amin mengatakan, komoditi remapah di Indonesia bisa menjadi unggulan, mengingat minat pasar global terhadap rempah cukup tinggi.
Untuk itu, Wapres mendorong hilirisasi rempah-rempah sebelum dijual ke pasaran. Apalagi, kata Ma'ruf Amin, tidak banyak negara yang memiliki komoditi rempah.
Baca Juga: Ma'ruf Amin melihat adanya gejala polarisasi menjelang pemilu 2024
"Jadi saya berpikir, rempah ini kan milik kita yang diberikan Allah SWT, banyak negara yang tidak punya. Jangan sampai kita menjual bahan baku. Kita harus hilirisasi itu," katanya, Rabu 26 Juni 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan Wapres saat menerima audiensi jajaran pimpinan Gerakan Masyarakat dan Komunitas Rempah Indonesia (GEMARI) di kediaman resminya di Jakarta, Rabu.
Menurut Wapres, apabila hilirisasi rempah dapat terwujud, hal itu akan memberikan dampak yang baik bagi negara karena yang akan diuntungkan ialah para petani pangan dan rempah yang secara langsung hilirisasi akan memberikan nilai tambah terhadap produk mereka.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Kini Resmikan Panen Gede - Gedean di Tambak Udang Raksasa Kebumen
"(Hilirisasi) akan membawa kita menjadi negara makmur, kalau di (industri) pangan, itu yang akan menikmati orang kecil, yaitu para petani," kata Wapres.
Selain itu, Wapres juga meminta agar para petani pangan dan rempah dapat bergabung dalam program korporasi petani yang bertujuan mendorong petani menjadi lebih mandiri, berdaya saing, dan berkesinambungan melalui pembinaan yang menyeluruh kepada petani.
"Ini yang harus kita tata (melalui) korporasi petani. Jangan sendiri-sendiri, di-korporasikan. Proses penanaman dan pengairannya diatur, termasuk dalam komoditi rempah," tuturnya.
Sementara itu, dalam keterangan pers usai mendampingi Wapres dalam pertemuan tersebut, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi menyebutkan bahwa Wapres menaruh perhatian khusus terhadap pengembangan komoditas rempah nasional yang sudah menarik perhatian dunia sejak dulu.