Kasus Penemuan Mayat Remaja di Bawah Jembatan Kuranji Sumatra Barat, 30 Polisi Diperiksa
- Penulis : Ulil
- Sabtu, 22 Juni 2024 10:15 WIB

POLITIKABC.COM- Kepolisian Resor Kota Padang Sumatra Barat (Sumbar) menggelar jumpa pers untuk menjelaskan kronologis dari kasus penemuan mayat seorang remaja di bawah Jembatan Kuranji, Padang pada Minggu 9 Juni lalu.
Kini polisi mengungkap kronologi detail hasil penyelidikan sementara berkaitan dengan kasus penemuan mayat di bawah Jembatan Kuranji tersebut.
Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Padang AKBP Rully Indra Wijayanto dalam jumpa pers di Padang mengatakan,
pihaknya juga turut memeriksa tiga puluh personel Polda Sumbar yang sedang menjalankan tugas pencegahan tawuran pada malam kejadian.
Baca Juga: Komisi Yudisial Telusuri Oknum Hakim di Pengadilan Negeri Padang yang Ancam Dua Aktivis Perempuan
"Kami akan melakukan pemrosesan secara transparan dan profesional, kami juga membuka diri kepada masyarakat yang ingin memberikan informasi tambahan," jelasnya, Jumat 22 Juni 2024, dikutip dari Antara.
Kapolresta menceritakan bahwa mayat ditemukan di permukaan sungai yang berada di bawah Jembatan Kuranji sekitar pukul 11.55 WIB.
"Jasad korban ditemukan oleh warga yang menjadi saksi mata, kemudian melaporkannya ke Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuranji," katanya yang didampingi oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol Deddy Adriansyah Putra, Kasubbid Paminal, dan lainnya.
Baca Juga: Kemenhub Sebut 77 Persen Korban Kecelakaan Lalu Lintas Berusia Produktif
Ia menceritakan atas informasi tersebut pihak Kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil penyelidikan awal kemudian didapatkan identitas dari korban yang berjenis kelamin laki-laki atas nama Afif Maulana.
Menurutnya penyelidikan terus dilanjutkan hingga diketahui bahwa sebelum jasad korban ditemukan warga di lokasi setempat, terjadi aksi tawuran pada dini harinya.
Dimana puluhan pemuda tampak bergerombolan menggunakan sepeda motor yang di sebahagiannya membawa senjata tajam.