DECEMBER 9, 2022
Politik

Tim Kampanye Nasional Berakhir, Presiden Prabowo Bentuk Gerakan Solidaritas Nasional, Ini Tujuannya

image
Ketua Umum GSN Rosan Roeslani saat memberikan sambutan di Indonesia Arena. (ANTARA/Rio Feisal)

POLITIKABC.COM - Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) resmi dideklarasikan oleh mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Rosan Roeslani di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu 2 November 2024. 

Pada kesempatan itu, Rosan selaku Ketua Umum GSN membacakan ikrar Asta Prasetya Solidaritas Nasional. Pembentukan GSN juga menandai berakhirnya Tim Kampanye Nasional (TKN).

Peluncuran GSN menjadi rangkaian acara strategis Prabowo setelah pembekalan Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah, untuk membangun semangat perjuangan, persatuan, dan solidaritas nasional.

Baca Juga: Prabowo Melantik 7 Orang Sebagai Penasihat Khusus Presiden, Ini Daftar Namanya

GSN yang diketuai Rosan Roeslani akan menggantikan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Adapun pembentukan GSN telah diusulkan Prabowo pada Maret 2024 lalu.

"TKN memang harus berakhir karena kampanye sudah selesai. Akan tetapi, jaringan ini, paguyuban ini, saya mohon jangan bubar. Saya mengusulkan paguyuban ini bernama Gerakan Solidaritas Nasional," ucap Prabowo saat itu.

Prabowo mengatakan bahwa dirinya dan pendukungnya merupakan satu paguyuban yang perlu tetap bersatu untuk meraih cita-cita Indonesia Emas.

Baca Juga: LSI Denny JA: Prabowo Subianto di Puncak Popularitas Usai Dilantik Sebagai Presiden

"Tetap satu paguyuban, satu gerakan yang terdiri atas semua suku, semua agama, semua ras, semua daerah, dan semua kalangan bersatu menuju Indonesia Emas," ucapnya.

Berikut sumpah dalam deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional.

Kami, keluarga besar Gerakan Solidaritas Nasional:

Baca Juga: Harapan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia untuk Presiden Prabowo: Banyak Aturan Ketat yang Menjerat

1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,

Halaman:
1
2
3
Sumber: Antara

Berita Terkait