DECEMBER 9, 2022
Nusantara

Piala Eropa 2024: Kemenangan Spanyol, Statistik, dan Lahirnya Bintang Baru, Sebuah Ulasan dari Denny JA

image
Kemenangan Spanyol, Statistik, dan Lahirnya Bintang Baru, Sebuah Ulasan dari Denny JA (Politikabc.com/kiriman)

POLITIKABC.COM - Sepak bola memang berbeda dengan Pemilu presiden (Pilpres). Padahal memprediksi siapa yang akan menang, saya menggunakan alat ukur yang sama: statistik.

Lima kali Pilpres di Indonesia, 2004-2024, saya selalu tepat memprediksi siapa yang akan terpilih sebagai presiden. Prediksi itu bahkan sudah saya umumkan sebulan sebelum hari pencoblosan.

Tapi di Piala Eropa 2024, juga di banyak pertandingan bola lain, saya lebih sering meleset.

Baca Juga: Era Artificial Intellegence: Tiga Jenis Penulis dan Teror Mental Putu Widjaya, Sekapur Sirih Denny JA

Ketika pertandingan awal bola Piala Eropa 2024 dimulai, di beberapa lingkungan, kami lakukan tebak juara: kesebelasan mana yang akan menang?

Sebelum memprediksi, saya melihat statistik kemenangan di Piala Eropa. Jerman dan Spanyol masing-masing penah juara Piala Eropa tiga kali. Tapi jika dianalisis dengan indikator tambahan, Jerman lebih unggul.

Indikator itu adalah rekor head-to-head yang lebih baik ketika Jerman melawan Spanyol. Mereka sudah berjumpa head to head 25 kali selama ini. Jerman menang  9 pertandingan. Spanyol menang 8 pertandingan. Sisanya seri di 8 pertandingan.

Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Ada Suara Tanpa Kata, Dengarlah

Jerman juga lebih unggul jika dinilai dari kedalaman skuad yang superior dengan pemain pengganti berkualitas, performa individu pemain kunci yang lebih baik di level klub, pengalaman dan strategi pelatih  yang sukses.

Prediksi ini meleset. Jerman tersisih dikalahkan Spanyol di babak perempat final. Namun masih ada sisa rasa senang. Karena yang mengalahkan Jerman, yaitu Spanyol, memang terbukti sangat perkasa.

Spanyol tak hanya juara Piala Eropa 2024, tapi ia juga mencetak empat rekor baru sekaligus. Dalam satu malam empat rekor baru Piala Eropa tercipta.

Baca Juga: Ziarah untuk Para Wartawan yang Dibunuh dan Kisah Rumah Sakit Jiwa, Pengantar Buku Puisi Esai Jonminofri dari Denny JA

Tadi subuh, saya sampai rumah jam 05.00 pagi WIB. Bersama putra saya yang tertua, kami noonton bersama. Sementara putra saya lainnya, yang sama sama militan tentang bola, sedang di luar kota, menonton juga dengan grupnya.

Halaman:
1
2
3
4
5
6
7

Berita Terkait