Amerika Serikat Desak Iran dan Israel Tidak Memperpanjang Konflik di Timur Tengah
- Penulis : Ulil
- Rabu, 07 Agustus 2024 08:53 WIB
.jpg)
Ketegangan meningkat tinggi di Timur Tengah menyusul pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh pada 31 Juli di ibu kota Iran, Teheran, dan pembunuhan komandan senior Hizbullah Fuad Shukr oleh Israel di Beirut.
Hamas dan Iran menuduh Israel melakukan pembunuhan Haniyeh, sementara Tel Aviv belum membenarkan atau menyangkal tanggung jawabnya. Iran bersumpah akan memberikan "hukuman berat" bagi Israel sebagai pembalasan atas pembunuhan Haniyeh di wilayahnya.
Kelompok Hizbullah Lebanon juga diperkirakan akan membalas setelah Israel membunuh Shukr dalam serangan udara di pinggiran selatan Beirut pada 30 Juli.
Baca Juga: Masoud Pezeshkian Terpilih Sebagai Presiden Iran Setelah Menang di Putaran Kedua
Peningkatan ketegangan ini terjadi di tengah serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza yang telah menewaskan hampir 39.600 warga Palestina setelah serangan Hamas pada 7 Oktober tahun lalu yang menewaskan 1.200 warga Israel.***