DECEMBER 9, 2022
Nusantara

Ziarah ke Makam Soekarno, Kader PDIP Membubarkan Diri, Megawati Masih Baca Doa Khusus

image
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat ziarah di makam ayahnya/ ANTARA/ Asmaul

POLITIKABC.COM- Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri memperingati wafatnya sang ayah, Presiden pertama Indonesia Soekarno dengan berziarah di makamnya, Kota Blitar, Jawa Timur.

Megawati hadir dengan jajaran pengurus DPP PDIP hingga pengurus di bawahnya. 

Megawati dan Kader PDIP, menggelar doa bersama di area makam Bung Karno, yang berada di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Baca Juga: Arahan Terbaru Dari Bu Megawati Di Hadapan Para Kepala Daerah PDIP, Ungkap Ganjar

Selesai doa bersama, kader PDIP lainnya membubarkan diri dan berada di luar pendopo, namun Megawati masih di depan pusara ayahnya. Ia membaca doa-doa khusus untuk ayahnya.

"Hari ini bu Mega bersama dengan seluruh jajaran PDIP baik pusat maupun Jawa Timur nyekar ke makam Bung Karno, memperingati wafatnya proklamator dan bapak bangsa, 21 Juni 1970," kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Blitar, Jumat 21 Juni 2024.

Ia mengatakan dengan tradisi spiritual yang sangat kuat tersebut sekaligus mengajarkan dari ajaran Bung Karno bahwa perjuangan, ide gagasan dan cita-cita perjuangan untuk bangsa dan negara itu akan selalu hidup.

Baca Juga: Rommy Ungkap Peluang Sandi Cawapres Ganjar, PDIP: Tergantung Megawati

"Meskipun wafat dan Bung Karno dimakamkan di Blitar ini, kita melihat sejarah membuktikan bahwa kebenaran terhadap seluruh ide pemikiran, gagasan Bung Karno yang ditujukan untuk rakyat, bangsa Indonesia itu terus mewarnai kehidupan dunia," kata dia.

Ia mengatakan doa bersama juga ditujukan kepada Bung Karno agar seluruh api perjuangan yang digariskan, pemikiran beliau dapat dilanjutkan oleh seluruh anak bangsa.

Megawati dan rombongan sebelumnya naik pesawat dan turun di Bandara Kediri kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Blitar. Ia juga disambut ratusan kader partai di area makam Bung Karno.

Baca Juga: Ganjar Masih Bisa Diganti, Megawati Masih Bisa Usung Capres yang Lain

Setelahnya, Megawati duduk di depan pusara yang diikuti kader partai lainnya. Mereka kemudian doa bersama yang dipimpin imam setempat.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait